Jumat, 20 Mei 2011

AKTUALISASI DAN IMPLEMENTASI

Siapapun bisa selamat di laut yang tenang, tetapi sang pemenang hanyalah mereka yang bertahan ketika gelombang badai menerjang.

Keja keras, keyakinan (ber-Doa), dan fokus, adalah tiga serangkai kunci menuju keberhasilan.

Merutuki masa lalu adalah kesia-siaan, karena masa lalu tak mungkin kembali, dan yang mendatang tak mungkin ditentang.

Mengeluh kurang waktu tidak pernah membukakan jalan-jalan yang buntu, karena masalah sebenarnya adalah rendahnya semangat, lemahnya tekad, dan kurangnya niat untuk bekerja keras.

Orang-orang luar biasa meiliki satu persamaan :
Memiliki Visi yang jelas, Tegas dan Bijak dalam mengambil suatu keputusan dalam menyelesaikan suatu masalah, pandai dalam membaca peluang, mempunyai Komitmen yang kuat untuk mewujudkannya sehingga kerja keras merupakan suatu kenikmatan.

Semua Sukses datang dari keberanian memulai.
Maka, Jika ada kesempatan baik, jangan tunda lagi sampai besok, sebab besok mungkin sudah terlambat.

Orang tidak akan mengingat berapa kali Kita jatuh, tetapi Mereka akan mengingat berapa kali Kita dapat bangkit kembali untuk belajar dari pengalaman yang menyakitkan, berjuang memulai sesuatu yang baru dan lebih baik lagi tentunya.
karena Manusia yang beruntung dalah Manusia yang hari ini lebih baik dari kemarin, dan hari Esok lebih Cemerlang dari hari ini, begitu seterusnya.

Kegagalan bukanlah lonceng peringatan bahwa sudah waktunya Kita menyerah, melainkan pertanda bahwa sudah saatnya Kita mengubah pola berfikir Kita dengan pendekatan yang lebih Cerdas, memiliki tim yang solid, dan menyusun Strategi yang bagus dalam menyikapi berbagai macam permasalahan yang ada.

Janga berkecil Hati karena menjumpai berbagai macam halangan dan rintangan, karena bahkan batu penghalangpun bisa menjadi batu loncatan menuju keberhasilan yang hasil akhirnya adalah kesuksesan dalam hidup, dan orang lain akan berkata :
"Wah... Bapak sekarang sudah sukses ya..."
Dari sini Kita janganlah terlena merasa besar dan sombong, karena hal-hal itu yang akan menghancurkan Kita lebih parah melebihi dari sebelumnya.

Bekerja keras tanpa mnyusun rencana adalah bagaikan orang mendaki gunung tanpa kompas dan logistik yang memadai.

Selamat Beraktifitas...!!!
Semoga mendapatkan Rizky yang Halalan Thoyyibah untuk Keluarga dirumah...

AMIIN YA ROBBAL'ALAMIN
Selengkapnya...

PULAU BUATAN MANUSIA TERBESAR DIDUNIA





     Palm Islands merupakan kepulauan buatan di Dubai, Uni Emirat Arab dimana infrastruktur perdagangan dan penghunian akan dibangun. Kepulauan ini menjadi proyek reklamasi tanah terbesar di dunia dan membentuk kepulauan buatan terbesar di dunia. Kesemuanya dibangun oleh Nakheel Properties, sebuah pembangun properti di Uni Emirat Arab, yang menyewa kontraktor pengerukan Belanda, Van Oord, salah satu ahli terkenal dalam reklamasi tanah. Pulau-pulau itu adalah Palm Jumeirah, Palm Jebel Ali dan Palm Deira. 

Kepulauan ini diciptakan oleh Sheikh Mohammed bin Rashid Al Maktoum yang bertujuan untuk meningkatkan pariwisata di Dubai. Setiap pulau akan berbentuk pohon palem, diatapi sebuah sabit, dan akan memiliki jumlah besar penghunian, kebutuhan dan pusat hiburan. Palm Islands terletak di lepas pantai Uni Emirat Arab di Teluk Persia dan akan menambah 250 km pantai kota Dubai.

Dua pulau pertama akan dibangun dengan sekitar 100 juta meter kubik batu dan pasir. Palm Deira sekitar 1 milyar meter kubik batu dan pasir. Semua bahan berasal dari UEA. Di ketiga pulau tersebut akan dibangun lebih dari 100 hotel mewah, villa dan apartemen eksklusif tepi pantai, marina, taman hiburan air, restoran, pusat perbelanjaan, fasilitas olah raga dan spa kesehatan.

Pembangunan Palm Jumeirah dimulai bulan Juni 2001. Kemudian, Palm Jebel Ali diumumkan dan reklamasi dimulai. Palm Deira, yang direncanakan seluas 46.35 meter persegi dan perusahaan pembangun, Nakheel, mengklaim luasnya melebihi Paris, konstruksi dimulai tahun 2003. Pembangunan akan selesai untuk 10-15 tahun berikutnya.
Pembangunan

      Palm Islands adalah semenanjung buatan yang dibangun dari pasir yang dikeruk dari dasar Teluk Persia oleh perusaahan Belgia, Jan De Nul, dan perusahaan Belanda, Van Oord. Pasir itu kemudian disemprotkan oleh kapal keruk, yang dipandu oleh DGPS, menuju wilayah yang ditentukan menggunakan proses yang dikenal sebagai mempelangikan karena bentuknya ketika pasir disemprotkan. Sisi luar setiap Palm yang membentuk sabit adalah pemecah gelombang batu besar. Pemecah gelombang Palm Jumeirah menggunakan 7 ton batu. Setiap batu diletakkan oleh sebuah takal, dipandu oleh seorang penyelam dan memberikan koordinat GPS. Jan De Nul Group memulai pekerjaan terhadap Palm Jebel Ali tahun 2002 dan selesai pada akhir 2006. Proyek reklamasi Palm Jebel Ali meliputi pembentukan semenanjung sepanjang 4 km, dilindungi oleh sebuah pemecah gelombang selebar 200m dan sepanjang 17 km yang dibangun di sekitar pulau. 135.000.000 m³ batu, pasir dan kerikil direklamasi (sebagian berasal dari pengerukan Jebel Ali Entrance Channel). Terdapat sekitar 5.000.000 m³ batu dalam lembah pemecah gelombang di bawah laut.


      Palm Jumeirah meliputi sebuah batang, sebuah mahkota dengan 17 cabang, dan pulau sabit yang mengelilinginya dan membentuk pemecah gelombang sepanjang 11 kilometer. Pulau itu sendiri memiliki luas 5 kilometer kali 5 kilometer. Akan menambah 78 kilometer tepi pantai Dubai. Fase pertama pembangunan Palm Jumeirah adalah pembuatan 4.000 penghunian dengan campuran villa dan apartemen untuk 3 hingga 4 tahun berikutnya.

Penghuni mulai berpindah ke properti Palm Jumeirah mereka pada akhir 2006, lima tahun setelah reklamasi tanah dimulai, menurut pembangun proyek Nakheel Properties. Ini menandai akhir fase pertama pembangunan, yang meliputi 1.400 villa di 11 cabang pulau dan secara kasar 2.500 apartemen tepi pantai dalam 20 bangunan di sisi timur batang.

Nakheel Properties akan menandai tibanya penghuni pertama dengan membawa salah satu kapal udara terbesar di dunia ke Dubai. Merupakan persetujuan dengan Airship Management Services Inc. untuk sebuah kapal udara Skyship 600 sepanjang 197 kaki (60 m), dan seluas 250.000 kaki kubik (7.100 m³).

Menurut Nakheel Properties, proses penambahan 78 kilometer pantai sedang dilakukan, sementara delapan dari 32 hotel di Palm Jumeirah telah memulai pembangunannya, termasuk Taj Exotica Resort and Spa, yang direncanakan rampung tahun 2008 atau awal 2009. Fase pertama Atlantis, The Palm, dijadwalkan selesai pada Desember 2008.

"Golden Mile", sebagian tanah yang terletak di sepanjang pertengahan batang menghadap kanal, dijadwalkan selesai pada perempatan pertama 2008. Pembangunan juga telah dimulai pada Palm Monorail, yang akan memakan tiga tahun untuk rampung dan akan melayani sebagai sistem pengangkutan antara Gateway Station di batang Palm Jumeirah dan Atlantis Station di pulau sabit.

      Palm Jebel Ali memulai pembangunannya pada Oktober 2002 dan dijadwalkan selesai pada pertengahan 2008. Palm Jebel Ali diperkirakan merumahkan 1.7 juta orang tahun 2020. Setelah selesai, pulau ini akan dilingkari oleh Dubai Waterfront. Proyek ini, yang 50 persen lebih besar dari Palm Jumeirah, akan meliputi enam marina, sebuah taman hiburan air, 'Sea Village', rumah panggung di atas air, dan trotoar yang melingkari "cabang" "palem" dan membentuk sebuah puisi Arab oleh Sheikh Mohammed bin Rashid Al Maktoum:
Inilah pepatah orang bijak
Membawa seseorang penuh visi untuk menulis di air
Tidak semua yang menunggang kuda adalah joki
Semuanya bangkit untuk tantangan yang lebih besar

Pada awal Oktober 2007, pembangunan pulau dilaksanakan. Pemecah gelombang selesai bulan Desember 2006, dan infrastruktur mulai dibuat pada April 2007. Pembangunan besar tidak dimulai hingga pembuatan infrastruktur selesai.

Salah satu bangunan pertama di Palm Jebel Ali telah diketahui. Nakheel mengundang beberapa arsitek untuk merancang sebuah bangunan seluas 300.000 m². Pemenangnya adalah bangunan oleh Royal Haskoning, yang juga bekerja terhadap beberapa proyek lainnya di Dubai.

Tahun 2012, fase pertama dari empat taman hiburan akan dibuka di Pulau Sabit. Taman ini, yang kemudian dinamai "World of Discovery," akan dibangun dan dioperasikan oleh Busch Entertainment Corporation. Taman itu meliputi SeaWorld, Aquatica, Busch Gardens dan Discovery Cove. World of Discovery akan terletak di atas Pulau Sabit, yang akan membentuk sebuah orca (nama lain dari Shamu).

      Palm Deira diumumkan pembangunannya bulan Oktober 2004. Setelah selesai, akan menjadi pulau buatan manusia terbesar di dunia yang merumahkan lebih dari satu juta orang. Meskipun tanggal selesainya belum diumumkan, tetapi dijadwalkan selesai tahun 2015. Pulau ini 8 kali lebih besar dari Palm Jumeirah, dan 5 kali lebih besar dari Palm Jebel Ali. Sebenarnya, rancangan ini adalah sebuah pulau seluas 14 km (8.7 mil) kali 8.5 km (5.3 mil) dengan 41 cabang. Karena perubahan substansial dalam kedalaman Teluk Persia, pulau ini dirancang ulang pada Mei 2007. Proyek ini kemudian menjadi pulau seluas 12.5 km (7.76 mil) kali 7.5 km (4.66 mil) dengan 18 cabang besar.

Di awal Oktober 2007, 20% reklamasi pulau selesai, dengan jumlah 200 juta meter kubik (7 milyar kaki kubik) pasir yang telah igunakan. Sejak pulau ini semakin besar, pembangunan ini dibagi menjadi beberapa fase. Pertama adalah pembentukan Pulau Deira. Bagian dari Palm ini akan terletak di sepanjang pantai Deira antara pintu masuk Dubai Creek dan Pelabuhan Al Hamriya. Pulau Deira akan berperan sebagai "pintu masuk Palm Deira" dan membantu menyeimbangkan wilayah Deira.
Selengkapnya...

KURANG BERPIKIR VS KEBANYAKAN BERPIKIR

Ada pertanyaan yang terngiang di benak saya. Pertanyaan apa? Simple, yaitu mengapa sih orang-orang banyak yang gagal dalam berbisnis online?

Kenapa sebagian sukses, sebagian tidak sukses? Hmm ini jawabannya harus dipikir-pikir dulu…. Dipikir-pikir, dipikir-pikir… Ah itu dia, ternyata jawabannya adalah karena kurang berpikir dan terlalu banyak berpikir. Faham maksud saya?

Oke supaya lebih jelas, maksud saya kurang berpikir adalah :
Mereka asal masuk saja ke dunia bisnis online, tanpa tahu ilmunya terlebih dahulu. Asal ada suatu peluang yang terlihat bagus, langsung diambil. Padahal, semua bisnis ada resikonya, sayangnya mereka tidak ambil pusing dan langsung berbisnis. Akibatnya jelas kegagalan melanda.

Sedangkan yang saya maksud terlalu banyak berpikir adalah :
Terlalu banyak merencanakan bisnis mereka, tanpa mengerjakannya sama sekali.
Yah, logis kan? Kalau hanya direncanakan, kapan bisa untung?

Saya juga dulu seperti itu. Setiap hari kerjanya menjelajah internet, mencari apa kira-kira bisnis yang bagus untuk dijalankan. Kesana kemari, kesini kesitu. Setiap hari menjelajah internet. Tapi usaha apa yang saya lakukan dalam berbisnis online? Tidak ada. Saat itu saya hanya berandai-andai saja. Hanya belajar tanpa pernah mempraktekkannya. Akibatnya jelas tidak akan pernah ada untungnya, mana ada uang tanpa ada kerja? Hehe…

Ya, ternyata itu alasannya. Sangat sederhana. Sebagian dari mereka tidak pernah belajar sebelum memulai bisnis, atau minimal tidak mencari seorang guru yang mengajarinya berbisnis. Akibatnya, di tengh jalan salah langkah dan tidak mencapai hasil yang diinginkan, bahkan mengalami kerugian.

Sebagian di antara mereka hanya belajar, belajar dan belajar. Tanpa pernah mempraktekkan apa yang dipelajari. Kebanyakan dari mereka hanya berfikir dan merencanakan tanpa pernah mau memulai. Takut, takut memulai, itu intinya. Hanya melihat, membaca, dan mendengar kisah sukses para pebisnis online lainnya, tanpa mau memulai berusaha.

Jadi bagaimana solusinya?

Solusinya ::
Belajar. Belajar. Belajar. Bekerja. Bekerja. Bekerja.
Pelajari ilmunya, praktekkan ilmunya. Sederhana.
Hanya itu caranya, mudah kan? :-)
Karenanya, sekarang yang perlu Anda lakukan untuk sukses di bisnis online adalah mengetahui berbagai cara bisnis yang tepat di dunia internet dengan baik dan benar. Pahami, jalankan dan rasakan hasilnya.

Sangat sederhana, tapi jarang orang yang melaksanakannya.
Jadi, tunggu apa lagi? Carilah ilmu berbisnis online sekarang juga! Dari buku, video, seminar, mailing list, dan sebagainya. Mulai sekarang juga, jangan tunda lagi.
Masih berpikir-pikir dan takut resiko dalam berbisnis? Jangan!
Resiko terbesar Anda bukanlah kesalahan yang akan membuat Anda kehilangan sedikit modal. Resiko terbesar Anda adalah kehilangan kesempatan mendapatkan hal yang lebih banyak dari modal yang Anda keluarkan.

Jangan memikirkan resiko rugi, tapi berpikirlah akan resiko kehilangan kesempatan mendapat hasil yang lebih besar hanya karena Anda takut rugi. Yang paling akan membuat Anda rugi adalah ketidaktahuan Anda dan tidak bertambahnya pengalaman bisnis Anda.

Untuk sukses berbisnis online, Anda harus memiliki pola pikir seorang pebisnis yang berani mengambil resiko dan berani menerima keuntungan yang sangat besar.
Selengkapnya...

Minggu, 15 Mei 2011

KETIKA KEINGINAN TAK TERWUJUD

"Meskipun diluar sana banyak yang lebih baik dari dia, tapi yang kumau hanya dia"

Pernahkah kau berpikir demikian kawan?

Menurutku, kalimat itu sangat sederhana, kita hanya menginginkan dia yang menjadi teman hidup kita, tak mau pandang lelaki lain atau wanita lain. Merasa dia lah yang terbaik untuk kita, merasa dia lah yang layak menjadi pendamping kita dan merasa dia lah yang paling sempurna.

Tapi, tahukah kau kawan? Kalimat sederhana itu bisa jadi membuat kita merasa sakit yang mungkin amat menyakitkan. Ketika kita mengetahui dia yang kau ingini tak menginginkan kita. Apa yang akan kita lakukan? 
Tetap mengejar - ngejar dia? 
Meyakinkan dia bahwa kita benar-benar menyayanginya ? 
Atau memaksa dia untuk menikahi kita?

Ahh, jangan konyol kawan! itu hanya akan mempermalukan diri kita sendiri. Apa untungnya kita menginginkan dia kalau dia saja tak menginginkan kita?

Ketika kita mendapati orang tua kita tak menginginkan dia menjadi pendamping kita. 
Apa yang akan kita lakukan? 
Membujuk sepenuh hati agar mereka menyetujui? 
Membenci mereka karena mereka tak mengerti keinginan kita??

Ketahuilah kawan, orangtua kita hanyalah menginginkan kita yang terbaik. Memang, kadang yang terbaik menurut mereka bisa jadi menurut kita tak baik.
Tapi apa salahnya kita membahagiakan & menyenangkan hati mereka?
Bisa jadi mereka lebih tahu apa yang terbaik untuk kita daripada kita sendiri. Dan satu hal lagi, pastinya kita tak ingin kan mendapat gelar sebagai "anak durhaka".

Ketika Dia Yang Maha Kuasa tak meridhoi keinginan kita, apa yang akan kita lakukan?
Menyalahkan Takdir-Nya?
Berdoa sepanjang malam agar Dia meridhoi dan menjodohkan kita dengan orang yang kita inginkan?
Merajuk pada-Nya agar Dia mengabulkan permintaan kita?

Wahai kawan, jika demikian yang terjadi, apa yang bisa kita lakukan?
Tetap bersikukuh dengan keinginan kita? 
Tetap memaksakan kehendak kita?
Tetap menginginkan dia?

Percayalah kawan, Alloh lebih mengetahui apa yang terbaik untuk hamba-Nya.
Alloh telah menyiapkan seseorang yang terbaik untuk kita.
Dia telah menyiapkan jauh - jauh hari untuk kita.
Dia menyimpannya, untuk Dia berikan pada kita suatu hari nanti.
Dan jangan khawatir, pilihan Dia pasti yang terbaik untuk kita.

Bersabarlah kawan, :)
agar kita tak merasakan sakit, karena terjebak pada cinta yang tak seharusnya. Tunggulah, semuanya akan terasa indah pada waktunya.


Untuk sekedar berbagi dan dalam rangka menasihati diri sendiri.
Selengkapnya...

Kamis, 03 Maret 2011

TERKUNCI DALAM RUANG KOSONG

Menjamah dinding lembab dalam ruang kosong, . .
tersentak merasakan terburu senyap
Sudah, . . cukup, . . terjawab pertanyaanku tentang apa yang ada di depan
itu hanya nafsu dan itu akan menyiksa diri

Terdorong hasrat yang mustahil tanpa mendapatkan kepercayaan
Jangan berani dengan bahaya jika takut dengan resikonya

Ketika datang menyerang, . . rasanya menyakitkan

Tertindih dalam tumpukan kertas yang berhambur di sebuah lubang galian 
Tertanam dalam, . . dalam sekali.

Adakah yang tahu, aku kemarin kedinginan dan menyusuri jalan ini sendirian ?
Bukan salah siapa-siapa, tapi saya sendiri yang memutuskan untuk pergi kesana.

Beku seperti salju, aku tidak pernah menunjukkan emosi
Jangan tanya kenapa, apakah kalian juga masih mempunyai nurani ?
"Apa sebenarnya yang terjadi ?", teriak pria dari bendungan
"Apa masalahnya ?" ucap lirih anak kecil dari balik lemari kayu

Saya sudah mencoba, tapi masih belum beruntung
Menyebalkan, sebenarnya sudah tahu bisa ditebak, dan akan memulai dari awal lagi

Kini terdapat lubang di dalam hati, bekas dari lemparan kerikil emosi 
Sesuatu yang kudapat di tengah jalan 6 bulan kemarin dan telah berakhir.

Leave myself open that I won't be makin' a mistake again.

Menuangkan perasaan hati pada Malaikat Penjaga
Terpaku dalam sujud lantunkan syair puja 
Tiada pernah mendengar tanpa menghiraukan yang terlihat
Terbiar menatap kepergian, hanya memberikan seulas senyuman

Sudah berakhir, terlambat untuk menyimpan yang berlalu indah

Berjanjilah akan memikirkanku setiap melihat langit dan bintang,
Ketika diterpa angin dan melihat derunya ombak

Karena aku masih terikat, terkunci dalam ruang kosong ini.
Selengkapnya...

INDONESIA... NEGARA AGRARIS ATAU BAHARI ?

Kita semua pasti sudah paham, kalau sekitar dua dari tiga luas Indonesia adalah perairan. Berada pada iklim tropis, pertemuan dua lempeng besar, dan pergerakan arus laut yang melewati Indonesia, menjadi tidak ada keraguan bahwa berjuta potensi sumber daya dan keindahan terdapat di dalamnya. 

Hanya mereka yang kesehariannya bergelut dengan kelautan saja yang memahami kondisi di atas. Orang awam hanya pernah mendengar berita banyak kapal tenggelam, gelombang tinggi atau ikan yang dicuri nelayan asing. Indonesia memiliki laut yang luas. Kebanyakan orang hanya mengetahui sebatas kalimat tersebut. Di lain sisi, laut pun belum mampu untuk memberikan sumbangsih yang cukup berarti bagi persoalan bangsa Indonesia ini.

Jika kita di bolehkan mengintip ke belakang dengan bijak, tentunya kita tidak lupa dengan kalimat yang mengatakan bahwa "Indonesia Adalah Negara Agraris". Sejak duduk di bangku Sekolah Dasar pun, saya sudah diberitakan tentang Indonesia yang Agraris. Mengapa disebut demikian, saya pikir banyak alasannya. Dulu mayoritas penduduk Indonesia adalah bekerja sebagai petani. Sebagian besar tata guna lahan pun dijadikan untuk pertanian atau perkebunan. Hebatnya lagi, swasembada beras pun pernah dicapai bangsa ini puluhan tahun silam.

Ternyata dibalik kehebatan itu terdapat kenyataan yang cukup menyakitkan. Program revolusi hijau yang digalakkan pemerintah kala itu mengabaikan ketimpangan kepemilikan dan penguasaan lahan pertanian. Banyak kebijakan pemerintah yang tidak pro pada sektor pertanian, salah satunya dengan mengkonversi lahan pertanian menjadi daerah industri, pelebaran jalan, pembuatan perumahan dan real estate, lapangan golf, pembangunan DAM, serta sektor non pertanian lainnya.

Sementara saat ini, Indonesia tidak lagi mampu berswasembada beras, petani pun merana terkena imbas dari mahalnya pupuk. Ironisnya, pemerintah lebih memilih impor karena harga yang lebih murah. Harga kebutuhan pokok berbasis pertanian sudah didikte oleh dunia Internasional, ketika harga kedelai dunia naik, Indonesia pun tak mampu menahan kenaikan harga di dalam negeri. Lepas dari itu semua, ternyata kelaparan dan kekurangan gizi merebak dipelosok Indonesia ini. Lalu, masih pantaskah Indonesia dikatakan sebagai Negara Agraris ?

Kembali ke persoalan laut di Indonesia. Walaupun banyak yang belum mengetahui begitu besarnya potensi laut yang ada, tidak bisa dipungkiri potensi itu memang ada. Dari bibir pantai hingga laut yang paling dalam sekalipun banyak potensi yang dapat dikeruk. Bahkan dengan ikan saja sebenarnya Indonesia mampu hidup, bermodalkan gas dan batubara dari laut saja Indonesia tidak perlu berhutang lagi. Namun kenyatannya, laut kita memang belum terasa kiprahnya.

Dalam beberapa hal, potensi kelautan memang lebih besar dibanding pertanian Indonesia. Tidak hanya karena luas, tapi juga keanekaragaman potensinya. Saat ini kelautan Indonesia belum terlihat taringnya, tapi mereka sudah mulai dan sedang unjuk gigi. Satu hal yang saya rasakan adalah semangat dan mimpi-mimpi dari kawan - kawan akan kejayaan laut Indonesia akan datang.

Dari sini saya berpikir sah-sah saja jika kita menyebut "Indonesia Sebagai Negara Bahari". Toh, sebelumnya kita juga sering mendengar bahwa "nenek moyangku seorang pelaut". Dengan slogan sekali layar terkembang pantang pulang sebelum mendapatkan keuntungan. Bahkan civitas kelautan yang pernah mendidik saya pun sudah menanamkan pada diri ini bahwa Indonesia adalah negeri bahari. 

Lantas bagaimana dengan Agraris?
Tidaklah saya berani mengatakan Indonesia bukan Negara Agraris lagi.
Kecuali jika saya kemarin mahasiswa di bidang pertanian, akan saya katakan bahwa Indonesia masih Agraris. He he hee 

(Dedicated to all my Hang Tuah seafarer around the world)
Selengkapnya...

SANDAL JEPITKU

Jika tak ada engkau, pasti ku merasakan kemalangan
Akan kucari keseluruh penjuru ruang
Hanya untuk merasakan nikmatmu
Walaupun setelah itu kau teraniaya, Kuinjak, kujepit lalu kuayunkan

Bila pergi tanpamu hati merasa kehilangan

Dalam suasana panas dan dingin kau lindungiku

Dalam keadaan santai kau setia menemaniku

Bahkan disaat mengunjungi istana langit pun kau tetap menopangku

Kupakai ketika berlari atau berjalan 
Entah siang atau malam, kering atau becek,
Seringkali kau dibelakang ketinggalan
Tapi tak akan kubiarkan, akan kuambil dengan segala pengorbanan 

Dari dulu sampai sekarang kau tetap idolaku
Tak jarang menjadi rebutan kala dibutuhkan
Namun sekarang kau teronggok diam disudut ruangan
Menanti saat untuk diajak jalan


Kini ku harus rela melepasmu dari hidupku
Tak ingin lukai hatimu lebih dari ini
Satu saat nanti kau kan dapatkan
Seorang yang akan dampingi hidupmu

Maafkan aku yang kini membiarkanmu
Maafkan aku yang harus melepasmu
Walau rasa ku tak ingin,..
Biarlah

Biarkan sementara tersimpan menjadi kenangan.

Selengkapnya...